Arsip Blog

Masalah Ketika Hujan Datang

berkendara saat hujanSaat Hujan di pagi-pagi ketika semua beraktivitas, selain masalah hujan yang menyurutkan nyali untuk beraktivitas, ada beberapa masalah lain yang menghadang. Diantaranya yaitu;

Banjir

Banjir adalah air yang meluap karena intensitas air yang meningkat karena hujan. Banjir ini biasanya terjadi di sungai. Kalau sampai jalan dan perkampungan terjadi banjir, ini karena sungai sudah tidak mampu lagi menampung luapan air sehingga meluber sampai jalan atau perkampungan. Kalau daerah yang jauh dari sungai tetap kena banjir, terjadi karena selokan mampet atau malah tertutup total karena pembangunan yang tidak memperhitungkan atau membuat drainase yang memadai. Read the rest of this entry

Nules-nules tentang Bencana

Bencana menurut kamus bahasa Indonesia adalah sesuatu yang menyebabkan (menimbulkan) kesusahan, kerugian, atau penderitaan. Bencana ini biasanya berhubungan dengan alam. Beberapa bencana yang pernah terjadi di Indonesia yaitu : gempa bumi, tsunami, tanah longsor, gunung meletus, angin puting beliung, dan banjir. Bencana disebabkan oleh dua sebab yaitu perilaku alam semesta, dan perilaku manusia.

Bencana karena perilaku alam semesta contohnya yaitu : gempa bumi, tsunami, tanah longsor, gunung meletus, dan angin puting beliung. Bencana ini kita tidak bisa mencegahnya tapi bisa meminimalisasi dampaknya. Pencipta alam semesta memberikan akal dan kecerdasan kepada manusia untuk menciptakan solusi dan cara untuk meminimalisasi. Bencana yang disebabkan karena alam ini adalah sebuah ujian untuk manusia semua, semoga dengan ditimpa bencana ini manusia menjadi lebih sabar, dan instropeksi diri untuk lebih bersahabat dengan alam. Read the rest of this entry

Mencari jalan ke Kantor

Aku mencari jalan ke kantor bukan karena belum tahu lokasi ke kantorku tapi karena banjir yang menggenangi jalan menuju ke kantorku. Jadinya, senin kemarin aku aku harus mencari jalan yang sekiranya bisa dilewati untuk ke kantorku yang terletak di kawasan industri terboyo.

Aku mencoba lewat jalan yang biasa aku lewati, yaitu jalan genuk tapi disitu banjir dan genangannya panjang banget bo….ada lebih jalan yang tergenang banjir. Karena motorku bukan motor amphibi maka aku ga berani untuk melewati jalan itu. Jam sembilan tiga puluh menit *udah telat satu jam, aku memutuskan untuk mencoba lewat arteri, karena kata temenku disitu tidak terlalu banjir.
Sampai jalan mau masuk jalan kaligawe ternyata macet, harus berjalan pelan-pelan karena banjir, walaupun tidak lebih dari 10 cm. Setelah melewati jalan yang mau masuk ke terminal terboyo macet dan genangannya lebih tinggi dari knalpot motornya, lama digenangan motorku akhirnya macet juga. ya udah…..harus diservice dulu nih….
Dan akhirnya……..aku sampai di kantor jam 11.30
pengalaman yang tidak mengenakkan, esok harinya aku tidak berangkat ke kantor. takut kalau masih banjir….dan males juga sih….

Hujan yang Menghebohkan

Kemarin, hari rabu tepatnya Semarang di guyur hujan yang sangat lebat. Hujan mulai sekitar jam dua-an ketika aku mau menuju ke tempat klienku untuk urusan suatu hal. di tengah jalan aku kehujanan, tidak bawa jas hujan lagi, akhirnya berteduh disebuah warnet, setelah hujan sedikit reda aku melanjutkan perjalanan, di tengah kota, tepatnya di jalan A. Yani jalannya tergenang air, sampai di simpang lima juga banjir. Banjirnya mengelilingi lapangan. Sampai di ujung jalan Gajahmada, deket Johar, banjir yang menggenangi jalan tingginya sekitar 50 cm lebih ditambah lagi mobil yang lewat. Jadinya, motorku mogok di tengah jalan dan aku aku harus mendorong motor sampai jalan yang tidak banjir.

Itulah sedikit cerita tentang banjir oleh karena hujan yang cuma sekali itu tapi efeknya heboh banget, klo baca koran pasti tahu, ada banyak pohon bertumbangan, papan iklan rubuh, rumah-rumah gentingnya pada rusak.

Aku tidak akan menyoroti semua, aku hanya ingin menyoroti tentang banjir di jalanan. Aku ingin membahas tentang ini bukan karena motorku mogok karena bajir di jalan, bukan. Banjir kan tempatnya di sungai, kenapa kok di jalan juga banjir? Pertanyaan kalau aku yang jawab adalah karena <b>tidak ada tempat lagi untuk air mengalir</b>, selokan yang terlalu sempit atau tersumbat kotoran. Semua tentu tidak nyaman dengan banjir di jalan ini, pengendara motor atau mobil, kantor-kantor daerah tempat banjir, pejalan kaki, pedagang kaki lima. Semua tidak nyaman.

Kita tidak bisa mengandalkan pemerintah untuk mengatasi masalah ini karena memang pemerintah tidak bisa diandalkan, bukannya ‘ngepal’ ini kenyataan kok. makanya kita harus sadarkan diri kita untuk mengerti tentang lingkungan. Tidak buang sampah sembarangan, mungkin adalah hal terkecil yang bila dilaksanakan akan punya efek positif bagi lingkungan. Semua bukan untuk siapa-siapa, semua itu untuk kita, untuk kenyamanan kita. iya tidak….