Arsip Blog
Masalah Ketika Hujan Datang
Saat Hujan di pagi-pagi ketika semua beraktivitas, selain masalah hujan yang menyurutkan nyali untuk beraktivitas, ada beberapa masalah lain yang menghadang. Diantaranya yaitu;
Banjir
Banjir adalah air yang meluap karena intensitas air yang meningkat karena hujan. Banjir ini biasanya terjadi di sungai. Kalau sampai jalan dan perkampungan terjadi banjir, ini karena sungai sudah tidak mampu lagi menampung luapan air sehingga meluber sampai jalan atau perkampungan. Kalau daerah yang jauh dari sungai tetap kena banjir, terjadi karena selokan mampet atau malah tertutup total karena pembangunan yang tidak memperhitungkan atau membuat drainase yang memadai. Read the rest of this entry
Percakapan Dua Pohon

Percakapan antara pohon tua dan pohon muda
“Selamat dating di tempat yang paling kejam” kata pohon tua menyambut pohon muda yang baru datang.
“Terima kasih” sahut pohon muda.
“Bagaimana rasanya tinggal di sini?” pohon muda bertanya.
“Sakit! Kejam! Tidak berperasaan!” kata pohon tua menunduk lesu *emang phon bisa menunduk lesu?* “bagaimana tidak! Aku di sini sendirian di kepung udara polusi. Badanku jadi jelek, item dan kusut ini juga karena polusi asap knalpot kendaraan manusia yang terkutuk. Read the rest of this entry
Kemacetan di Simpang Jalan
Kemacetan yang ingin aku ceritakan ini adalah yang terjadi perempatan pasar genuk, jalan wolter mangunsidi kaligawe semarang.
Tiada hari tanpa macet *seperti slogan saja pagi dan sore . Penyebabnya hanya satu, tidak ada yang mau mengalah, semua ingin jalan duluan. Pernah suatu sore, sama sekali tidak ada satu pun kendaraan yang bisa jalan karena kendaraan dari arah kaligawe, pasar genuk, jalan wolter monginsidi dan dari arah kampung saling jejal menjejal, srobot kiri srobot kanan hingga jalan penuh sesak, tidak ada sedikitpun lubang tikus yang bisa dilalui. Entah sampai jam berapa kemacetan berlangsung aku tidak tahu. Aku lebih memilih putar balik ke jalan kaligawe lagi, walaupun jalan kaligawe juga macet tapi masih ada lubang tikus yang bisa dilalui.
Saya kira di tempat-tempat lain yang persimpangannya tidak ada lampu rambu-rambu juga terjadi kejadian seperti di atas, ingin jalan duluan.
Yang jadi pertanyaan dalam hati saya adalah, apakah ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan kedisiplinan berlalu lintas?
Kalau menurut saya, berdasarkan perlihatan sendiri, tidak ada sama sekali hubungan antara tingkat pendidikan dengan kedisiplinan berlalu lintas. Saya sering melihat orang berpakaian necis seperti orang kantoran ato mahasiswa yang main srobot.
Saya kira, kedisiplinan berlalu lintas itu karena faktor kesadaran untuk mematuhi rambu-rambu dan menghargai pengguna jalan lain










