Arsip Blog
Apakah Suap Termasuk Korupsi
Ada persepsi berbeda di masyarakat tentang suap. Ada yang menganggap jika suap itu bukan termasuk korupsi tetapi kecurangan untuk mendapatkan sesuatu yang diinginkan. Sedangkan pengertian korupsi menurut mereka adalah mengambil uang negara semata. Selain itu, bukan termasuk korupsi. Read the rest of this entry
Anak Indonesia dan Pendidikan
Hari ini adalah bertepatan dengan hari anak nasional. Bicara tentang anak Indonesia, kita tidak bisa lepas dengan yang namanya pendidikan. Entah itu berkaitan dengan kesempatan mendapatkan pendidikan yang kurang sehingga masih banyak anak usia sekolah belum mengenyam pendidikan dasar sesuai yang diamanatkan oleh undang-undang. Memang…pendidikan dasar sekarang sudah gratis, tapi kebutuhan pendidikan anak itu bukan cuma bayar SPP dan uang gedung, tapi ada kebutuhan lain seperti alat tulis, transportasi, pakaian, sepatu, dll. Sehingga orang tua yang tak mampu memenuhi kebutuhan sekunder sekolah itu lebih memilih juga untuk tidak menyekolahkan anaknya. Read the rest of this entry
Nomor Harapan Itu Ada Lagi
Nomor harapan ini dulu dari dulu memang selalu ada dan pernah dilegalkan pemerintah, sampai akhirnya pemerintah tidak melegalkannya tapi tidak melarangnya. Jadi praktek nomor harapan ini masih tetap berjalan.
Saya sebut nomor harapan karena dengan membeli nomor ini, pembeli seperti diberikan harapan akan mendapat uang berlipat ganda dari uang yang dia belikan untuk nomor harapan ini, apalagi kalau kalau sampai tembus empat angka, bisa kaya mendadak. Read the rest of this entry
Banyak Partai, Demokratis?
Kalau dulu orang bilang banyak anak banyak rejeki, tapi sekarang anggapan itu sudah sangat kuno dan tidak terbukti, malah bisa makin susah hidup karena harus nanggung banyak anak. Terlepas ada segelintir orang yang punya banyak anak punya banyak rejeki.
Sekarang bagaimana kalau saya bertanya : Apakah banyak partai demokratis?
Belum tentu.
Saya malah menganggap, ada banyak partai karena keegoisan seseorang yang merasa bisa dan mampu. Contohnya, karena beda pendapat dengan anggota partai lama maka buat partai baru. Apakah motivasinya ? entahlah. Yang pasti dengan semakin banyak partai maka semakin banyak dana yang harus dikeluarkan pemerintah untuk mendanai pemilu dan mengsubsidi partai-partai. Kalau menurut saya sih, dari pada digunakan untuk mengurusi politik lebih baik digunakan untuk menggerakkan sektor ekonomi yang sedang krisis ini.
Mendirikan partai adalah hak setiap orang, tapi care terhadap kondisi masyarakat adalah kewajiban kita.
Intinya, saya hanya ingin menulis….apakah perlu partai yang banyak untuk urusan politik dan demokrasi????










