Perpustakaan dan Pojok Anti Korupsi KPK

Berita ini aku copy paste dari situs KPK :

Jakarta, 6 Januari 2009. Optimalisasi dua elemen penting dalam pemberantasan korupsi, yaitu penyediaan informasi dan peran serta masyarakat, menjadi landasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meluncurkan tiga programnya di awal 2009 ini. Ketiga program itu adalah Perpustakaan dan Pojok Antikorupsi dalam hal penyediaan informasi serta Indonesia Memanggil Pakar (IMPakar) untuk peningkatan peran serta masyarakat. Peluncuran dilakukan oleh Wakil Ketua KPK, Bpk. Mochammad Jasin di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said Kavling C1, Kuningan, Jakarta Selatan pada hari Selasa, 6 Januari 2009.

Perpustakaan dan Pojok Antikorupsi KPK

Perpustakaan KPK berperan sebagai penyedia informasi (reference service) dalam rangka pemenuhan kebutuhan informasi masyarakat seputar korupsi dan pemberantasannya. Sampai saat ini Perpustakaan KPK telah memiliki 2118 koleksi yang terdiri dari buku-buku, peraturan/perundangan, hasil penelitian, laporan, jurnal, kliping, dan makalah yang berhubungan dengan upaya pemberantasan korupsi, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Perpustakaan KPK akan terus meningkatkan jumlah koleksi yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan pencari informasi seputar pemberantasan korupsi.

Perpustakaan yang terletak di Lantai 2 Gedung KPK, Jl. H. R. Rasuna Said Kav C-1 Jakarta Selatan, ini terbuka untuk umum. Namun, karena kapasitas tempat yang terbatas, maka bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan perpustakaan ini, dipersilakan untuk melakukan registrasi terlebih dulu.

Kemudian, untuk lebih memudahkan publik mengakses informasi antikorupsi, dibuatlah Pojok Antikorupsi. Di sana, masyarakat dapat membaca berbagai referensi tentang pemberantasan korupsi dan mengakses data digital melalui komputer, termasuk data Tambahan Berita Negara (TBN) atas Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN). Sebagai awalan, saat ini telah terdapat dua buah Pojok Antikorupsi yang diletakkan di lobi Gedung KPK. Selanjutnya, Pojok Antikorupsi ini juga akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis.

Perpustakaan KPK dan Pojok Antikorupsi merupakan bagian dari Anti-Corruption Clearing House (ACCH) KPK (Pusat Informasi Antikorupsi). ACCH-KPK adalah proyek kerja sama teknis antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Pemerintah Republik Federal Jerman yang dilaksanakan oleh KPK dan Deutsche Gesellschaft fΓΌr Technische Zusammenarbeit (GTZ) GmbH yang memang ditujukan sebagai sumber data, informasi, pengetahuan, dan best practice mengenai pemberantasan korupsi di Indonesia.

Semoga saja dengan adanya perpustakaan ini, menjadikan semua orang tahu, yang termasuk korupsi mana dan yang tidak apa saja. Semoga saja Perpustakaan itu tidak ada hanya ada di kantor KPK tapi juga didirikan di tempat-tempat lain di Indonesia sehingga semua masyarakat bisa tahu. Impasnya korupsi dapat ditekan

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 17 Januari 2009, in korupsi and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. yang jelas bakal banyak pejabat ga suka dengan kehadiran perpustakaan ituπŸ˜€

    Suka

  2. mudah-mudahan di perpustakaan itu gak ada buku “bagaimana korupsi yang jitu”πŸ˜›

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s