Arogansi di Kantor

Sabtu kemarin dua karyawan di kantorku berselisih. Karyawan senior dengan karyawan baru yang diproyeksikan menjadi calon chief. Masalahnya sebenarnya cukup sepele, karyawan senior tersebut memberikan saran kepada si calon chief, tapi entah kenapa perselisihan semakin sengit dan dengan nada bicara yang tinggi dan kemudian saling menjelekkan. Si karyawan senior terpancing untuk berbicara kamu ini baru berapa bulan kerja di sini. Si calon chief menjawab aku, walaupun baru beberapa bulan tapi jabatanku lebih tinggi dari kamu, aku ini atasanmu. Wiiihh!!!…aku yang juga mendengar jadi pengen meludah cuuiih…….belum diangkat jadi atasan udah mengikrarkan jadi atasan, ya ntar yang diangkat jadi chief dia, kalau orang lain?

Menanggapi perselisihan rekan kerja di kantor, saya rasa itu karena tidak ada yang mau mengalah. Untuk calon chief, saya rasa dia terlalu arogan tidak mau menerima saran dari orang lain, kalaupun caranya lebih baik seharusnya dia bisa menjelaskan, tidak malah bilan udah!!! pokoknya kamu mengerjakan pekerjaan ini sesuai perintahku. Sikap seperti itukah yang harus ditunjukkan seorang pemimpin, arogan banget!. Walaupun udah pengalaman puluhan tahun, belum tentu dia tahu semua. Kalau melihat pekerjaan calon chief di kantor, aku rasa hasil pekerjaannya masih semrawut. Dia cuma ahli omong besar, kalau soal akuntansi rasanya aku lebih unggul *lho…aku kok jadi sombong…
Melihat calon atasan yang kayak gitu, rasanya aku tidak akan bertahan lama, daripada kemudian hari terjadi konflik-konflik, lebih baik sekarang

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 19 April 2009, in opini. Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. syarat jadi bos memang harus NATO, dan omong besar :))

    Suka

  2. Ya memang begitu sifat orgny.u jgn pikirin.kalau g sich kyk u egp.hehehehe

    Suka

  3. damai-damai aja deh..hehehehe…
    saya juga sering menemukan persoalan yang mirip-mirip begitu.

    Suka

  4. wah, hal-hal seperti itu biasa terjadi di kantor, persaingan membuat kita lupa bahwa sebenarnya kita satu tim

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s