Lailatul Qadar dan Pendidikan Indonesia

Minggu, 6 september malam senin adalah bertepatan dengan tanggal 17 ramadhan. Memperingati turunnya Al-Qur’an atau Lailatul Qadar mengingatkan aku pada pendidikan di Indonesia. Ayat pertama Al-Qur’an yang diturunkan adalah mengenai pendidikan. Umat islam diwajibkan untuk belajar. Membaca tentang keagungan Allah SWT, alam semesta dan kenikmatan lain yang telah diberikannya. Islam mewajibkan semua umatnya belajar agar menguasai ilmu pengetahuan. Dalam Al-Qur’an juga dijelaskan bahwa Allah akan memberikan insentif khusus bagi mereka yang mau belajar yaitu ditinggikan derajatnya bagi orang yang berilmu pengetahuan.
Membaca paragraph di atas, saya bisa menyimpulkan bahwa Islam itu sangat memperhatikan pendidikan. Bagaimana dengan pendidikan Indonesia? Kalau pendidikan di Indonesia tujuan utamanya adalah untuk mencari nilai ujian yang bagus, bukan untuk penguasaan ilmu pengetahuan bagi peserta didiknya. Ditetapkannya nilai minimum untuk lulus sekolah adalah bukti kalau tujuan utama pendidikan Indonesia adalah Nilai, bukan penguasaan ilmu pengetahuan. Maka tak heran jika peserta didik berpikir bagaimanakan caranya agar mendapatkan nilai yang bagus, atau minimal sama dengan nilai batas bawah untuk lulus. Peserta didik yang baik tentunya akan belajar dengan giat, kalau perlu les untuk lebih menguasai materi ujian. Sedang peserta didik yang tidak baik, menyontek adalah pilihannya agar bisa mendapatkan nilai. Jadi…. Semua peserta didik itu berpikir nilai, bukan berpikir untuk menguasai ilmu pengetahuan.
Menurutku pendidikan di Indonesia itu menciptakan pendiskriminasian. Tes ujian adalah untuk mengkotak-kotakkan siswa yang berotak cemerlang dengan siswa-siswa yang ber-IQ jongkok. Pembagian kelas-kelas seperti kelas IPA, IPS, dan bahasa adalah contoh nyata diskriminasi. Bahwa siswa ber-IQ jongkok tidak boleh masuk kelas ini atau itu. Apakah benar seperti itu? Bukankan semua orang berhak untuk menguasai ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan apa saja tanpa terkecuali. Kalau alasannya adalah karena ketidakmampuan siswa ber-IQ jongkok mengikuti pelajaran kelas ini atau itu. Alas an itu menguatkan bahwa tujuan utama pendidikan Indonesia adalah NILAI. Aku prihatin…
Jika kemudian banyak lulusan sekolah dan sarjana-sarjana pengangguran adalah karena bekal ilmu pengetahuan yang kurang. Mereka hanya dibekali oleh kampusnya nilai yang memuaskan.
Seandainya saja pendidikan di Indonesia meniru pendidikan cara Islam yaitu penguasaan ilmu pengetahuan, tentu akan tercipta peserta didik yang berilmu pengetahuan, bukannya peserta didik yang bernilai tinggi atau ber-IP tinggi.

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 7 September 2009, in religius and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 4 Komentar.

  1. Setuju Koi..
    Seandainya Indonesia mempunyai sistem pendidikan kek gitu, mesti masyarakatnya semakin cerdas..

    Suka

  2. okey ki…
    ntar klo aku jadi presiden,

    *nglindur

    Suka

  3. Tertunduk ku dimalam ini
    Terdiam mencoba berucap nada CINTA
    Alunan Zikir alam semesta sayup terdengar
    menyapa mesra diri lemah tiada daya
    kudengungkan dalam qolbu terdalam
    Nyanyian pengagungan dan penyembahan
    Hadirkan diri dalam CINTA membara
    Perlahan tapi pasti getar menyambut
    Bagaikan gelombang membuat diri tergetar
    Hanyut sudah dalam buaian syahdu
    Diri hilang lenyap dalam pangkuanNYA
    Terang benderang padang terawangan..
    hilang.. lenyap.. tiada keberadaan..

    doooooh nikmaaaaatnyaa

    Suka

  4. Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabatku terchayaaaaaaaank
    I Love U fuuulllllllllllllllllll

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s