Berinternet secara Sehat

seminar internet sehatAku mengenal internet ketika masih di bangku sekolah. Aku mengaksesnya lewat warnet. Waktu itu berinternet untuk mencari bahan untuk membuat makalah atau tugas lain. Itulah sisi positif internet. Aku juga pernah mengalami pengalaman negatif. Ketika meng-klik link hasil pencarian di yahoo, yang muncul bukanlah hasil yang diharapkan. Aku tidak tahu kenapa itu bisa terjadi. Aku masih awam soal itu. Yang muncul pada link yang aku klik adalah situs dewasa. Sebagai anak laki-laki aku fine-fine saja melihat situs dewasa yang salah klik tersebut. Tapi di usiaku yang masih seorang pelajar, belum sepantasnya aku melihat situs dewasa seperti itu.

Itulah sepenggal cerita ketika aku pertama kali mengenal internet. Pada akhir 2010 ini internet mengalami perkembangan yang sangat pesat. Internet bukan hanya menjadi media informasi tapi telah berkembang menjadi media bersosialisasi. Terbukti dengan populernya blog dan situs jejaring sosial, misalnya facebook dan twitter. Dua situs jejaring sosial yang aku sebutkan tadi adalah yang paling populer saat ini.
Pengguna internet juga berkembang sangat pesat. Perkembangan ini juga menandakan semakin banyak orang yang melek teknologi. Perkembangan ini di dukung pula dengan semakin cepatnya koneksi internet. Menurut saya, koneksi internet yang tercepat saat ini adalah telkomspeedy.

Semakin luasnya penggunaan internet dan semakin mudah semua orang untuk mengakses internet dimana saja menyebabkan internet bisa diakses sebebas bebasnya. Dari anak-anak sampai orang tua bisa mengakses internet dimana saja. Kemudahan dan kebebasan dalam mengakses internet menyebabkan pengawasannya sulit untuk dikontrol. Tidak adanya kontrol inilah yang menyebabkan anak-anak dan remaja bisa mengakses situs-situs yang belum pantas untuk dilihat, misalnya situs porno. di warnet situs-situs porno tidak di blok, malahan ada warnet yang memang menyediakan film-film porno yang bisa dilihat siapa saja.
Menurut beberapa hasil penelitian, Indonesia adalah salah satu negara yang penggunanya paling banyak mengakses situs porno. Hal ini terjadi karena belum adanya kontrol yang jelas, hanya baru-baru ini saja situs-situs porno diblokir. Tapi pemblokiran itu belum seratus persen telah memblokir situs-situs porno. Contohnya, jika kita search di google kata ‘anak smp’ maka hasil pada urutan pertama adalah situs berbau pornografi.

Sulitnya memblokir seratus persen situs porno maka harus ada solusi lain untuk mengendalikan anak-anak dan remaja mengakses situs porno. Dari beberapa seminar internet sehat yang saya ikuti, peran serta orang tua dalam mengendalikan penggunaan internet menjadi kunci utama. Orang tua diharapkan memberikan pengertian pada anak-anaknya untuk tidak mengakses situs-situs porno. Dan yang paling utama untuk memberikan pendidikan agama dan moral yang kuat pada anak-anaknya. Ada orang tua yang membagi pengalaman tentang menanamkan kebiasaan beinternet secara sehat. Mereka membebaskan anak-anak mereka menggunakan internet yang tersedia di rumah tapi hal itu dibarengi dengan menanamkan pendidikan agama yang kuat, sehingga anak-anak menjadi tidak mempunyai keinginan untuk mengakses situs-situs yang sepantasnya tidak mereka lihat.

Berinternet secara sehat tidak berlaku hanya untuk anak-anak dan remaja, orang dewasa juga mempunyai kewajiban untuk berinternet secara sehat. Internet ada bukan untuk berbagi pornografi tapi untuk berbagi informasi ilmu pengetahuan dan menjadi sarana untuk memperluas cakrawala pengetahuan, dan sekarang internet telah menjadi sarana telekomunikasi yang murah. Dengan berinternet secara sehat, tidak cuma akan menghindari hal-hal negatif yang kemungkinan bisa terjadi tapi juga bisa memperluas pengetahuan bagi penggunanya. Maka dari itu mari kita budayakan berinternet secara sehat.

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 25 Oktober 2010, in opini and tagged . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. tulisan yang bagus..
    jika ingin tau profil saya silahkan kunjungi..
    click this

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s