Fotografi Dengan Ponsel, Kenapa Tidak

suasana rotifreshGayeng. Ramai. Ketawa. Eits…ini bukan acara lawakan srimulat ataupun acara lawakan yang ratingnya lagi tinggi di televisi itu. Ini adalah acara Rotifresh, the freedom of sharing. Tema sharing kali ini tentang fotografi. Ini mungkin acara Rotifresh yang paling banyak ketawanya selama aku mengikuti acara ini. Walaupun pembicaranya bukan orang terkenal, karena katanya yang terkenal itu tinggalnya di jakarta, tapi bukan berarti tidak berkompeten dan berbobot materi yang disampaikan. Mereka tu ahli di bidang fotografi.Tampil sebagai pembicara pertama adalah @hyudee, sehari-hari bekerja jadi fotografer di sebuah surat kabar di semarang, juga aktif di komunitas #LensSociety, sebuah komunitas fotografi di semarang. Menurut Yudee, ada tiga sudut pengambilan gambar yaitu Normal angle, High angle, dan Low angle. Normal angle adalah sudut pengambilan gambar dimana kamera sejajar dengan obyek, sedangkan High angle adalah sudut pengambilan gambar dimana kamera berada di sudut atas obyek, begitu juga dengan low angle , kamera berada di sudut bawah obyek. Dalam menerangkan ketiga sudut pengambilan gambar tersebut, Yudee tidak lupa memberikan sebuah contoh gambar. Contoh gambar ini yang membuat peserta jadi riuh. Contohnya ketika Yudee menerangkan tentang low angle, gambar contohnya adalah gambar yang sedikit wuihh…

Tak kalah menarik materi yang disampaikan oleh @_je (baca uje). Dia biasa memotret dengan kamera gadgetnya yaitu iphone, walaupun iphone pinjeman. Dia menceritakan pengalamannya memotret menggunakan iphone, bagaimana menunggu moment yang pas untuk mengambil gambar. Contohnya ketika mengambil foto sebuah gunung bagaimana dia harus menunggu waktu yang pas. Trus dia juga menerangkan bagaimana menggunakan fasilitas yang ada dalam kamera untuk mengolah foto menjadi lebih menarik atau lebih artistik. Apalagi ya ?? eh aku lupa ik, soalnya banyak sekali yang disampaikan. Mungkin karena terlalu banyak guyon-nya jadi materi yang terserap sedikit. ya maaf saja.

peserta rotifresh pada lesehanDan pembicara terakhir adalah mas @bababdito. Kelihatannya seorang profesional nih. Eh…ternyata mas dito ini adalah atasan di tempat uje magang. Dalam mengawali pembicaraan, mas dito melemparkan sebuah pertanyaan. “Mana foto yang menggunakan kamera hape dan mana yang menggunakan kamera DSLR?”. Semua terdiam. Entah berpikir atau tidak tahu. “Oke! hadiah voucher untuk yang tahu mana foto yang menggunakan DSLR?” . Kata mas dito sambil mengeluarkan voucher dari saku celananya. Ada dua orang yang beruntung dapat menebak dengan tepat foto yang diambil dengan kamera DSLR. Wow…jadi dari sekian banyak foto yang diperlihatkan di layar itu hanya beberapa saja yang difoto dengan kamera DSLR. Foto dengan kamera hape ternyata dapat menghasilkan kualitas sebagus kamera DSLR sehingga banyak yang tidak bisa membedakan foto dengan kamera hape dan foto dengan kamera DSLR, termasuk saya.

Tak terasa acara sudah harus diakhiri. Di akhir acara panitia mengumunkan dua orang yang beruntung mendapatkan hadiah 500ribu untuk lomba livetweet dan lomba foto dengan obyek acara rotifresh malam ini.

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 25 Juli 2011, in berita and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s