Memberantas Korupsi dengan Korupsi

vignet korupsiSaya tidak akan memberikan solusi dengan cara seperti judul di atas. Saya cuma ingin membahas sebuah iklan rokok di televisi. Iklan yang lucu, menggelitik, dan menyentil budaya korup di negeri ini. Dalam iklan tersebut diilustrasikan, seseorang yang merasa kecewa didatangi jin. Singkat cerita seseorang tersebut minta korupsi dihapuskan dari negeri ini.  Si jin kemudian berkata : “bisa, wani piro ???”.Ilustrasi iklan tersebut di atas kalau diumpamakan seperti judul posting yang saya tulis di atas, memberantas korupsi dengan korupsi. Tidak bisa dibedakan  mana korupsi dan mana yang bukan korupsi. Dianggap korupsi kok hal tersebut sudah biasa. Tidak dianggap korupsi kok itu adalah sebuah pungli alias pungutan liar.

Bukannya ingin curiga atau tidak percaya, di KPK mungkin juga berlangsung praktek seperti ilustrasi iklan di atas. Tuduhan terhadap KPK yang sepertinya pilih-pilih dalam menangani kasus korupsi sering kita dengar di media massa, terutama kasus-kasus besar, lambat sekali dalam penanganannya.

Bisa juga tuduhan terhadap KPK yang pilih-pilih dalam menangani kasus korupsi sama sekali tidak benar. Terutama untuk kasus-kasus besar. Mungkin saja KPK terhimpit oleh kepungan kekuatan-kekuatan besar yang menjadikan KPK mati kutu, tidak bisa bergerak bebas untuk melakukan aksi pemberantasan korupsi.

Memberantas korupsi dengan korupsi bisa juga diartikan seperti ungkapan ‘maling berteriak maling’. Kalau diartikan secara kasar bisa berarti pemberantas korupsi adalah koruptor itu sendiri, atau orang yang menggemborkan anti korupsi ternyata juga korupsi.

Ah, seperti lingkaran setan saja. Kalau dipikirkan malah semakin bikin pusing, mending lihat iklan yang ‘wani piro?’ itu bisa bikin kita ketawa.

About sanji0ne

bukan apa-apa, hanya manusia biasa, yang ingin berbagi dengan sesama

Posted on 26 Juli 2011, in korupsi and tagged , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Dear,

    Kalau memberantas korupsi dengan korupsi berarti korupsi vs korupsi = korupsi pangkat 2 dong..
    bukannya ilang malah semakin menyebar dan menganggap korupsi hal biasa.
    Apalagi istilah “wani piro” ehm kayak OVJ aja…kayaknya saya pesimis…kalau KKN itu benar2 bisa ilang dr bumi ini..sebenarnya korupsi bisa timbul karena banyaknya orang yang menganggap “money is the king”..dan istilah “hidup untuk makan”..ehmmm..padahal yang benar “money is not everything” and “eating for life”…ehmm….semoga kita selalu dalam lindungan Allah untuk bisa terhindar dr itu semua..yuhuuuuu….:)

    regards

    Suka

  2. Korupsi berjamaah=mapia .jadi sulit untuk memberantasnya kecuali orang yg punya semangat keTuhanan kebangsaan,kemanusiaan,tapi nampaknya sudah susah di cari lg orang yg punya semangat tsb,karna Setan udah masuk di sgala lini,contoh banyak tokoh repormasi yg berkoar anti korupsi,tapi setelah di percaya rakyat untuk memegan jabatan,.ternyata Korup juga,
    cntoh pertamakali kasus korupsi oleh pejabat KPU priode1 ,di mana orang tsb selalu tampil di media yg pada akhirnya kena kasus juga.
    Untuk KPK, punya senjata ampuh untuk menepis dugaan tebang pilih, al
    Penyelidikan,penyidikan,pembuktian dengan tertangkap tangan.
    Dgn modal di atas,KPK bisa mutar mutar kata,antara lain,
    kalau ada laporan dari luar,itu tdk masuk barang bukti,pdahal mata rakyat tdk buta,akal rakyat tdk sebodoh yg disangkakan KPK.
    Rakyat tahu mana yg di duga maling dgn yg bukan maling.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s